Pernah lihat tanaman yang daunnya hijau sehat dan memiliki batang yang tinggi sehat tapi pas panen hasilnya sedikit? Fenomena ini sering terjadi dan bikin bingung karena secara kasat mata tanamannya terlihat bagus
Pernah lihat tanaman yang daunnya hijau sehat dan memiliki batang yang tinggi sehat tapi pas panen hasilnya sedikit? Fenomena ini sering terjadi dan bikin bingung karena secara kasat mata tanamannya terlihat bagus. Padahal tanaman yang terlihat subur belum tentu produktif. Ada beberapa penyebab yang sering terjadi di lapangan.
1. Tanaman terlalu fokus tumbuh di daun bukan di buah
Salah satu penyebab paling umum adalah kelebihan unsur nitrogen (N). Nitrogen memang membuat daun menjadi hijau, batang cepat besar, dan tanaman kelihatan segar. Tapi kalau kebanyakan tanaman hanya tumbuh subur di fase vegetative saja sehingga pembentukan bunga dan buah menjadi terhambat. Akibatnya tanaman kelihataan subur tapi hasil panen sedikit.
2. Unsur hara tidak seimbang
Tanaman butuh lebih dari sekedar nitrogen. Supaya tanaman berbuah dan berisi, mereka juga perlu fosfor (P) untuk pembungaan dan pembentukan buah, serta kalium (K) berfungsi untuk pengisian buah dan ketahanan tanaman. Kalau pupuk yang diberikan dominan nitrogen tapi kekurangan fosfor dan kalium, maka tanaman cuman tumbuh bagus di awal tapi hasil akhirnya mengecewakan.
3. Tanah terlihat subur tapi akar tidak sehat
Subur di atas tanah belum tentu subur di bawahnya juga. Masalah ini sering terjadi karena tanah terlalu padat, drainase jelek, akar kekurangan oksigen, dan akar rusak karena genangan air atau penyakit tanaman. Kalau akar bermasalah penyerapan nutrisi tidak maksimal atau tanaman tetap hijau tapi produksi terganggu.
4. Jarak tanam terlalu rapat
Tanaman yang terlalu rapat akan berebut Cahaya, nutrisi dan air. Akibatnya tanaman tumbuh tinggi dan kurus, bunga mudah rontok serta buah tidak berkembang maksimal. Ini sering dianggap sepele tapi dampaknya besar.
5. Waktu pemupukan tidak tepat
Bukan cuman jenis pupuk yang penting, waktu juga berpengaruh. Contoh pupuk nitrogen yang terus diberikan saat tanaman seharusnya mulai berbunga bisa membuat tanaman hanya fokus pada pertumbuhan daun. Sementara tanaman memiliki fase tumbuh dan berkembang, dimana fase awal (vegetatif) merupakan fase yang difokuskan pada pertumbuhan tanaman sedangkan fase generatif yaitu fase mendukung pembungaan dan pembuahan.
6. Stress lingkungan yang tidak kelihatan
Tanaman bisa terlihat sehat tapi sebenarnya mengalami stress, misalnya kekurangan air di waktu tertentu, suhu terlalu panas, serangan hama serta penyakit tanaman secara terus menerus. Stress pada tanaman yang berkepanjangan bisa mengganggu pembentukan bunga dan menurunkan jumlah buah.
Ditulis oleh Mia Erlaya Susanti